Jumat, 21 September 2018

Foresting – Media Sosial Terdesentralisasi, Sehingga Setiap Konten Berbuah untuk Pembuatnya, Jadi Hutan yang Bermanfaat Bagi Semua


Foresting – Begitu besarnya jumlah pengguna media sosial, menggambarkan bahwa animo masyarakat maya memang sangat menggandrunginya. Secara umum, orang dengan sukarela berbagi konten, baik foto, tulisan, video, hingga ungkapan sederhana yang disebut “status” misal dalam facebook. Itu diunggah setiap hari bahkan setiap ada kesempatan membuka gedget. Media sosial menjadi ruang publik yang sudah menyatu hampir pada setiap orang hingga tidak bisa dipisahkan lagi. Data statistik dari berbagai sumber mengungkapkan lebih dari 3 Milyar orang di dunia terlibat di jejaring sosial.

Namun, tahukah Anda bahwa setiap konten yang dibuat pengguna jejaring sosial merupakan aset tersendiri dalam mengembangkan penghasilan bagi pemilik jejeraing sosial yang bersangkutan? Setiap konten (tulisan, video, dll), komentar, aktivitas berbagai (share), dan like yang dilakukan pengguna hanya menguntungkan pemilik perusahaan dan para stakeholdernya saja. Adapun content creators atau para pembuat konten tidak mendapatkan kompensasi apapun, sekalipun apa yang dibuatnya menjadi viral.

Oleh karena itu, Foresting memecahkan sistem tidak adil yang ada pada platform media sosial lama dengan menyediakan distribusi nilai yang merata kepada setiap penggunanya. Foresting berbasis teknologi blockchain yang terdesentralisasi sehingga pengguna secara tidak langsung menjadi “pemilik” jejaring sosial itu sendiri. Anda bisa lihat cuplikan video perkenalan foresting di bawah ini: 


Bagaimana Cara Kerja Foresting?
Sebuah media soisial tidak akan sukses tanpa adanya pengguna dan para pembuat konten. Mereka adalah jantung yang menghidupkan keberlangsungan media sosial tersebut. Foresting dengan terobosan baru mengenalkan model bisnis yang adil dengan hanya mengambil sebesar 25% dari pendapatan perusahaan. Sisanya diberikan kepada para pembuat konten. Artinya bahwa Anda sebagai blogger, vlogger, atau fotografer, memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan banyak uang hanya dengan aktif di Foresting.

Memang Foresting bukan platform media sosial pertama yang memiliki konsep penghasilan bagi pembuat konten. Ada Steemit misalnya yang memberikan kompensasi dalam bentuk USD bagi penggunanya dengan menjadi content creator  di sana. Namun, Steemit hanya membatasi pengguna untuk membahas teknologi blockchain dan seputar cryprocurrency saja, sehingga terkesan lebih monoton dan membatasi pangsa pasar. Foresting berbeda. Apapun niche Anda, baik seorang pecinta hewan, kuliner, film, dan sebagainya bisa ikut berkontribusi di dalamnya. Jadi, Foresting akan lebih berwarna dan terbuka untuk siapa saja. 

Foresting memadukan tiga sistem di dalamnya, terdiri dari Media Sosial Foresting, Lab Foresting, dan Bank Foresting.


Media Sosial Foresting, Menghubungkan Dunia
Media sosial foresting adalah penghubung dunia Anda dengan orang banyak di mana semua orang yang memiliki akun Foresting akan bisa terhubung dan melihat, mengomentari, menyukai, dan membagikan konten Anda. Media sosial sebagaimana kita ketahui adalah dunia potensial layaknya pasar terbuka. Sedangkan jika dibandingkan dengan blog pribadi misalnya, sebagus apapun konten kita, sama seperti kita menaruhnya di rumah dan jika ingin orang lain melihatnya. Kita harus bersusah payah untuk mengundang orang satu persatu ke rumah kita. Dalam hal ini, jika kita ingin blog kita dikunjungi, harus mengalokasikan banyak tenaga dan waktu bahkan biaya supaya pengunjungnya banyak. Berbeda dengan media sosial. Jika memang konten kita menarik dan berkualitas, tidak sulit dilihat orang dan dengan cepat dinikmati orang dalam jumlah banyak. Bisa puluhan, ribuan, bahkan jutaan orang.

Lab Foresting, Menginovasi Impian Anda
Lab Foresting berfungsi membantu pengguna dalam membuat konten mereka. Lab ini seumpama ruang kerja yang memiliki banyak pendukung dalam pembuatan konten seperti pengeditan, pembangun gagasan, dan lain-lain. Sehingga para content creator mampu menyajikan konten yang inovatif dan berkualitas.

Bank Foresting, Menciptakan Sistem Peringkat Kredit yang Unik
Setiap posting, komentar, share, rating konten, dan like akan dihargai dengan token PTON yang dikeluarkan oleh Bank Foresting yang merupakan bank virtual yang menyediakan layanan keuangan.
Ketiga sistem ini (media sosial, lab, dan bank) bekerjasama untuk menciptakan lingkungan yang sempurna dalam bermedia sosial masa kini yang berkualitas. Pengguna dengan berbagi konten bermanfaat dalam partisipasi mereka di Foresting, sama seperti benih tanaman yang mereka semaikan dan menjadi pohon, lalu menjadi hutan. Inilah filosofi penamaan Foresting, yaitu menciptakan nilai baru yang lebih adil dan merata kepada semua orang yang berpartisipasi di dalamnya.

Distribusi Token
Foresting berbasis pada token PTON yaitu koin ethereum yang dibangun pada ERC-20. Sebagian besar token PTON sebanyak 24 Bilion akan dijual dan sisasany akan didistribusikan pada pembangunan ekosistem Foresting.
distribusi token
Roadmap
Foresting didirikan pada awal tahun 2018 dengan visinya mengembalikan hasil kepada pengguna. Foresting akan segera meluncurkan grand launching dalam beberapa hari mendatang sejak pengumuman ICO ini. Selengkapnya bisa Anda kunjugi situs resminya di sini.

Tunggu apalagi, mari bergabung dalam menyukseskan Foresting supaya model pembagian kompensasi media sosial yang adil segera terwujud. Setiap konten menjadi pohon milik pembuat konten itu sendiri. Setiap konten yang tumbuh di platform Foresting menjadi hutan yang bermanfaat untuk semua orang.

"Bekerja empat jam sehari, bagikan setiap saat, dan kelola hidupmu." dengan FORESTING.

Untuk Informasi selengkapnya mengenai Foresting dan ICO Foresting, bisa Anda lihat pada link berikut ini: 


Penulis : pentol86
Profil Bitcointalk : https://bitcointalk.org/index.php?action=profile;u=843467
ETH : 0x23F5bADD1ABd047f0Dc93D71961BC2ed0C9f7Af8


Tidak ada komentar:

Posting Komentar